KOMUNIKASI, Pengertian danTujuan

06.44 / Diposkan oleh Drs. Achmad Chambali Hasjim, SH /

PENGERTIAN - HAKEKAT
DAN TUJUAN KOMUNIKASI.


PENGERTIAN.

Selain ada 9 pokok kebutuhan manusia, maka komunikasi merupakan kebutuhan pokok kesepuluh, karena komunikasi merupakan ‘gizi’ yang juga dibutuhkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya, disamping memang berkomunikasi merupakan naluri manusia yang diciptakan Allah SWT sebagai manusia yang “ zoon politicon “ manusia sebagai makhluk social, selain berhubungan dengan Al-Khaliq (hablum-minallah) juga berhubungan dengan manusia lainnya (“hablum-minannas).

Allah SWT dalam Q.S. Ali-Imran (3):12 berfirman :”Ditimpakan suatu kehinaan terhadap mereka dimanapun berada kecuali mereka yang mempunyai tali hubungan dengan Tuhan-Nya dan tali hubungan dengan sesamanya ‘ ( duribat ‘alaihimuz-zillatu ainamaa tsuqifuu illa bikhablin minallah wakhablin menannas )

Begitu banyak persoalan yang muncul di tengah kehidupan manusia gara-gara masalah komunikasi. Kesalahpahaman telah menimbulkan masalah-masalah sekunder seperti sakit hati, kecewa, marah, tawuran dan bahkan pertumpahan darah sering adisebabkan karena kesalahan berkomunikasi (miss-communication).
Saat kita memperhatikan dua orang atau lebih sedang bercengkerama, ngobrol atau bercakap-cakap, kita akan berkomentar bahwa mereka sedang berkomunikasi. Pengertian yang sederhana ini ada benarnya,

Secara etimologis dari perkataan latin “communicatio”, istilah ini bersumber dari perkataan “communis” artinya ‘sama’, maksudnya ‘sama makna atau sama arti’ atau atau “ communicates” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”. Dengan demikian, kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan. Komunikasi terjadi apabila terdapat kesamaan makna mengenai suatu pesan yang disampaikan oleh komunikator dan diterima oleh komunikan. Jika terjadi kesamaan makna antar kedua aktor komunikasi, maka komunikasi tidak terjadi, rumusan lain ‘situasi tidak komunikatif’.

Pengertian komunikasi sudah banyak didefinisikan oleh banyak ahli, jumlahnya sebanyak para ahli yang mendifinisikannya, FRANK E.X. DANCE dalam bukunya Human Communication Theory terdapat 126 buah definisi tentang komunikasi yang diberikan oleh beberapa ahli ,diantaranya diungkapkan oleh :

BERELSON & STEINER : Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-angka, dan lain-lain.

BARNLUND : Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.

BERNARD BARELSON & GARRY A. STEINER : Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.

COLIN CHERRY : Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.

CARL I.HOVLAND : komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan perangsang, biasanya dengan lambang-lambang bahasa untuk merubah tingkah laku individu yang lain (komunikan).

EVERETT M. ROGERS : Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

GODE : Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.

GERALD R. MILLER : Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk mempengaruhi perilaku mereka.

HOVLAND, JANIS & KELLEY : Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak.

HAROLD LASSWELL : Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”.(who says what in which channel to whom and with what effect).

HOVLAND, JANIS DAN KELLEY : Komunikasi merupakan proses individu mengirim rangsangan (stimulus) yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain. Pada definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai suatu proses.

LEXICOGRAPHER (ahli kamus bahasa), komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya.

LOUIS FORSDALE : Menurut Forsdale (1981), ahli komunikasi dan pendidikan “communication is the process by which a system is established, maintained and altered by means of shared signals that operate according to rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan.

ONONG CAHYANA EFFENDI : Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media)

NEW COMB : Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.

RAYMOND ROSS : Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.

Webster’s New Collegiate Dictionary edisi tahun 1977 antara lain menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku.

WILBUR SCHRAMM : Komunikasi adalah pengoperan gagasan kepada fihak lain agar diperoleh kesamaan pemahaman dengan pihak lain mengenai sesuatu obyek yang dikomunikasika.

WILLIAM ALBIG : Komunikasi adalah penyampaian lambang-lambang yang berarti diantara individu / lambang-lambang yang dimengerti oleh yang terlibat komunikasi.

WEAVER : Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.

WILLIAM J. SELLER : William J.Seller mengatakan bahwa komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.

Dari berbagai definisi tersebut, pengertian Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan, pikiran, gagasan atau emosi-emosi (perasaan) dari seseorang/kelompok orang ke orang lain/kelompok orang lain dengan menggunakan serangkaian lambang-lambang yang berarti.

Definisi-definisi tersebut masih banyak merupakan definisi komunikasi klasik (yang muncul 1948/Lasswell, 1954/Schramm) yang secara linier hanya memperhatikan secara khusus seorang pengirim dan penerima, pada perkembangan selanjutnya komunikasi tidak sekedar aliran komunikasi dari si pengirim kepada penerima, tetapi terjadi proses interaktif dan konvergensi (Shramm, 1973 ; Roger dan Kincaid, 1981)

HAKEKAT KOMUNIKASI.
Hakekat Komunikasi, adalah suatu upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai makhluk sosial (zoon politicon) . Hal ini karena mereka sadar bahwa tanpa melakukan komunikasi untuk berinteraksi dengan sesamanya, maka kemajuan yang diinginkan sulit untuk bisa diwujudkan.
Komunikasi merupakan proses aktif yang menjadikan, mengembangkan dan menghubungkan antar manusia dengan memindahkan perasaan, idea, pikiran ,elalui lambing-lambang lain yang dilakukan secara sadar.

MAKSUD DAN TUJUAN KOMUNIKASI.
Maksud berkomunikasi, adalah untuk :
a. Menginformasikan (to inform)
b. Mendidik (to educate)
c. Menghibur (to entertain)
d. Mempengaruhi (to influence)

Tujuan Komunikasi, adalah untuk mentranfer/memindahkan buah pikiran seseorang/kelompok orang kepada pihak lain sehingga tercipta kesamaan pengetahuan antara kedua belah pihak, dan pihak penerima pesan mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan dari penyampai pesan.

Dengan demikian tujuan komunikasi tersebut adalah untuk :
a. Mengubah Sikap (to change the attitude)
b. Mengubah Opini (to change the opinion)
c. Mengubah Perilaku (to change the behavior)
d. Mengubah Masyarakat (to change the society)

MENGAPA STUDI KOMUNIKASI
(why study communication)?
Mengapa kita serius untuk mempelajari tentang komunikasi, karena :
  • Kualitas hidup kita tergantung dari kemampuan/keterampilan komunikasi kita (Our quality of life depends primarily on your communication skill)
  • Merubah perilaku (To change behavior )
  • Meningkatkan kemampuan menjual (Improve selling skill)
  • Mampu untuk mempengaruhi orang lain (Be able to persuade)
  • Meningkatkan citra Perusahaan (Increased company image)
  • Manusia sering “over-estimate” entang kemampuan komunikasinya (People overestimate their own communication skill )********

Diposting : Drs. Ach. Chambali Hasjim, SH

DAFTAR PUSTAKA.

Amri Jahi, Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesdaan,PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1993.
Astrid, S. Susanto, Dr. phil. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek – 1, Penerbit Binacipta, Bandung, 1974.
Cangara, Hafidz,2005, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.
Deddy Mulyana, 2005, Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Bandung, Remaja Rosdakarya.
Effendy, Onong Uchyana, Drs, MA, Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek. Penerbit Remaja Karya CV, Bandung, 1985.
Effendy, Onong Uchyana, Drs, MA, Dimensi-Dimensi Komunikasi. Penerbit Alumni Bandung, 1986.
Evendhy. M. Siregar, Komunikasi dan Rethorika.
Jalaludin Rakhamat, 1994, Psikologi Komunikasi, Bandung, Remaja Rosdakarya.
Kridalaksana, Harimurti, ed. Leksikon Komunikasi, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.1984.
Muhammad, Arni, Dr. Komunikasi Organisasi. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta, 2005.
Mulyana, Deddy. 2001. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Rosda.
Meinanda, Teguh, Pengantar Ilmu Komunikasi, CV Armico, Bandung, 1981
Sendjaja,Sasa Djuarsa,1994, Pengantar Komunikasi,Jakarta:Universitas Terbuka.
Ton Kertapati, Drs, Bunga Rampai Penerangan dan Komunikasi, Deppen RI, Jakarta.
Teguh Meinanda, Pengantar Ilmu Komunikasi, CV. Armico, Bandung, 1981.
Turman Sirait.R, Drs. Komunikasi Yang Efektif Untuk Pemimpin, (Terjemahan), CV. Tulus Jaya, Jakarta 1982.
Wiryanto, 2005, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta:Grasindo.



Label: